Perencana Pembangunan, Pemda Pasangkayu Melaksanakan MUSRENBANGDA

0
204
ADVERTORIAL - Jurnalsulbar.com - Ket Foto : Musrenbangda RKPD Pasangkayu 2019

PASANGKAYU, – Advertorial – Jurnalsulbar.com – Pemerintah Kabupaten Pasangkayu melaksanakan Musyawaran Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pasangkayu 2019 yang di gelar oleh Bappeda Litbang Pasangkayu di salah satu hotel di kota pasangkayu dengan tema Mapankan Pembangunan Infrastruktur dan daya saing sumber daya untuk pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas.

ADVERTORIAL – Jurnalsulbar.com – Ket Foto : Musrenbangda RKPD Pasangkayu 2019

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) ini merupakan suatu wadah untuk memberikan ruang kepada masyarakat dalam berperan aktif mengawal dan menentukan arah pembangunan daerah serta merupakan pendekatan secara Bottom-up  yang menyusun prioritas usulan dari masyarakat dengan mengkategorikan berdasarkan urusan dan alokasi anggaran.

Kegiatan Musrenbang ini merupakan agenda kegiatan tahap lanjutan yang sebelumnya telah diawali dengan rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat Dusun, Desa, Kelurahan dan Kecamatan Sekabupaten Pasangkayu.

ADVERTORIAL – Jurnalsulbar.com – Ket Foto : Musrenbangda RKPD Pasangkayu 2019

Musrenbangda RKPD Kabupaten Pasangkayu ini dibuka oleh Bupati yang di wakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan Dan Kesra Kab. Pasangkayu. Dalam kesempatan tersebut juga hadir Gubernur Sulawesi Barat yang diwakili Staf ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Prov. Sulawesi Barat, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Barat, Ketua DPRD Kab. Pasangkayu Wakil Ketua DPRD Kab. Pasangkayu, Anggota DPRD Kab. Pasangkayu. dan unsur Muspida Kabupaten Pasangkayu, serta jajaran OPD Pemerintahan SeKabupaten Pasangkayu dan tokoh masyarakat dari berbagai kalangan.

Sementara Kepala Bappeda Litbang Firman, S.Pi,. MP.  Dalam Laporan Kegiatan tersebut menjabarkan tentang tahapan penyusunan RKPD tahun 2019 berdasarkan permendagri 86 tahun 2017.

ADVERTORIAL – Jurnalsulbar.com – Ket Foto : Musrenbangda RKPD Pasangkayu 2019

“Berdasarkan arahan tema RPJMD bahwa ditahun 2019 merupakan tahun ke 3 menekankan pada kesejahteraan dan ekonomi masyarakat yang didukung infrastruktur, oleh karena itu Pemkab Pasangkayu memantapkan Tema Pembangunan yaitu Mapankan Pembangunan Infrastruktur dan Daya Saing Sumberdaya untuk Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas, hal ini untuk tetap menata bagaimana pasangkayu baru, pasangkayu bangkit”.

Lebih Lanjut Firman mengatakan, Bapak Bupati Pasangkayu telah memberikan tagline dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan di tahun 2019 yaitu pasangkayu baru, pasangkayu bangkit. Tagline ini bukan lahir begitu saja, tetapi didasari pada pertimbangan dan analisis. Bahwa akhir – akhir ini dari evaluasi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasangkayu telah mengalami penurunan, dari 16,40 % di tahun 2014, 8,8  % ditahun 2015, dan pada tahun 2016 menjadi 4,03 %. Ini berarti bahwa di tahun 2018 – 2019 merupakan adanya kebangkitan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi. Estetika Kab. Pasangkayu perlu ditingkatkan, sehingga format pemaparan konseptual infrastruktur kota itu harus menjadi bagian dalam bentuk tagline Pasangkayu Bangkit. Tegasnya.

ADVERTORIAL – Jurnalsulbar.com – Ket Foto : Musrenbangda RKPD Pasangkayu 2019

Selain itu firman juga menyebutkan sistem pemerintahan daerah yang perlu ditata kembali, diciptakan sesempurna mungkin dalam penataan sistem pemerintahan secara vertikal maupun horizontal. Oleh karena itu bapak bupati menekankan kepada kami bahwa hendaknya didalam penyusunan perencanaan itu berbasis pada tagline pasangkayu bangkit”.

“Pasangkayu bangkit ini juga merupakan manifestasi dari pendekatan secara nasional  dan merupakan kepanjangan dari pembangunan kawasan secara terintegrasi dan terpadu melalui pendekatan bangkit. Oleh karena itu berdasarkan tagline inilah Bappeda Litbang bersama seluruh Kepala OPD Pasangkayu menetapkan program kegiatan secara fokus, tuntas dan bermanfaat, dengan tagline ini pula semangat kebersamaan dan keberagaman  yang telah diukur KAP-KP (Komite Aksi Pembentukan-Kabupaten Pasangkayu) didalam pembentukan Kabupaten Pasangkayu.

Oleh karena itu pendekatan bangkit ini merupakan tindak lanjut dari 20 program kabupaten pasangkayu yaitu sanggayu smart, dengan dasar inilah Bappeda Litbang bersama Tim melakukan penyusunan kegiatan pada rencana kegiatan pembangunan tahun 2019  sesuai dengan arahan yakni FOKUS, TUNTAS dan bermanfaat.

“Sasaran RPJMD untuk tahun 2019 pertumbuhan ekonomi akan dinaikan menjadi 6-8 %, dan pendapatan perkapita 53 juta dan 56 juta, tingkat kemiskinan akan berada pada 3-4 %, dan untuk tingkat pengangguran terbuka dikisaran 2 – 4 % dan IPM 65 – 66 %. Tutup Firman.

Sementara sambutan Gubernur sulawesi barat yang diwakili staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik Profvinsi sulbar Drs. H. Ibrohim, M.Si. Mengatakan, Musrenbang Kab. Pasangkayu pada hari ini yang mana telah sesuai dengan jadwal dan mekanisme yang termuat dalam Permendagri 86 tahun 2017, semoga kehadiran dan kebersamaan kita, dapat menciptakan sinergritas dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat kab. Pasangkayu.

“Penyelenggaraan Murenbangda merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dalam proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi maupun kabupaten yang merupakan pelaksanaan amanat UU no 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional dan UU 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Sebagai suatu amanah tentunya dalam pelaksanaan Musrenbang ini menjadi kewajiban untuk kita laksanakan secara baik dan bertanggung jawab.

Konsep perencanaan pembangunan telah mengalami perubahan dimana berdasarkan peraturan pemertintah no 17 tahun 2017 tentang sinkronisasi proses perencanaan penganggaran pembangunan nasional bahwa perencanaan saat ini dilakukan melalui kebijakan money follow program prioritas melalui 4 pendekatan yang dicapai yaitu Tematik- Holistik, Integratif dan Spasial.

Pembangunan yang dilaksanakan oleh kabupaten telah sejalan dengan arah kebijakan pembangunan Prov. Sulbar sehingga keberhasilan pembangunan yang kita capai saat ini merupakan andil dari seluruh kabupaten di sulawesi barat berbagai capaian pembangunan masing-masing kabupaten termasuk kab. Pasangkayu telah memberikan hasil yang baik serta secara real berkontribusi terhadap capaian kinerja makro pembangunan sulawesi barat. Tutup Ibrohim.

Terpisah Bupati Pasangkayu yang diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra,  H. Makmur SE.,M.Si. mengatakan, ada beberapa penyampian dari Kepala Bappeda Litbang bahwa ada beberapa pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kab. Pasangkayu yang sangat mengembirakan antara lain adalah peningkatan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) dan penurunan tingkat kemiskinan dan perlu kita pikirkan bersama bagaimana untuk meningkatkan tingkat pertumbuhan ekonomi di Kab. Pasangkayu.

“Yang sudah bagus kita pertahankan, bahkan kita tingkatkan tetapi yang menurun harus kita sama –sama merumuskan langkah apa yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kab. Pasangkayu sehingga bisa bangkit, sebagaimana tagline pemerintah yang disampaikan oleh Kepala Bappeda Litbang yakni Pasangkayu Bangkit.

Makmur Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra juga meminta kepada Gubernur Sulawesi Barat agar melanjutkan pengembangan pembangunan infrastruktur yang ada dibantalaka yang hingga kini belum bisa digunakan oleh masyarakat. kata (dia-red) kalau ini dilanjutkan maka masyarakat petani yang ada disana bisa menikmati pembangunan inrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah.

“Kepada Pimpinan OPD,  adanya perbaikan di dalam sistem Pemerintahan Daerah tingkatkan koordinasi dan sinkronisasi dalam rangka pelaksanaan kegiatan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan sehingga program NAWA JIWA dapat terwujud sesuai dengan RPJMD Kab. Pasangkayu. Tutup H. Makmur 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra.

ADVERTORIAL

LEAVE A REPLY