Pemkab Pasangkayu Kembali Mengundi Umroh Gratis

0
207
Ket Foto : ADVERTORIAL - Tampak Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa Membaca Kupon Undian Omroh DIhadapan Majelis Taklim.

PASANGKAYU, Jurnalsulbar.com ADVERTORIAL – Ribuan ibu-ibu yang tergabung di Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), memadati Masjid Al- Madaniah, menunggu undian umroh gratis dari Pemkab Pasangkayu, Sabtu, 21 April.

Ket Foto : ADVERTORIAL – Tampak Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa Memberikan Sambutan Sesaat Sebelum Pelaksanaan Undian Omroh.

Umroh gratis ini adalah salah satu program unggulan, Nawa Djiwa Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa – Muh. Saal, yang kedua priodenya dibidang Peningkatan Mental Spiritual.

Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa, mengatakan, bahwa umroh gratis ini adalah program tahunan Handal Jilid Dua dan akan terus berjalan hingga periode masa jabatannya berakhir.

“Kuota kita tahun masih tetap sama dengan tahun kemarin yakni 38 orang, dan untuk pemberangkatannya kami belum bisa pastikan kapan, karena masih dalam proses lelang, sehingga kita ini masih menunggu siapa yang akan memenangkan tendernya” terang Agus Adj.

Ket Foto : ADVERTORIAL – Tampak Ibu Bupati Didampingi Ibu Sekda Pasangkayu Sesaat Sebelum Pelaksanaan Undian Omroh.

Sistem pengundiannya sendiri dilakukan per kecamatan. Setiap kecamatan hanya dua orang nama bisa naik umroh gratis, dengan syarat harus hadir pada saat pengundian. Apabila yang bersangkutan tidak hadir, walaupun namanya telah disebut, maka akan diganti dengan orang lain atau diundi ulang.

Ustadz Arifin Al-Jufri, yang mengisi ceramah agama, karena kegiatan pengundian umroh dirangkaikan dengan Dzikir Akbar dan peringatan Isra’Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah, mengapresiasi program Pemkab Pasangkayu, yang bersedia memberangkatkan masyarakatnya ke Baitullah setiap tahun.

“Saya sudah berceramah diberbagai daerah bahkan sampai ke pulau Kalimantan, tapi belum ada saya dengar pemerintah yang menaikan masyarakatnya umrah setiap tahun selain Kab. Pasangkayu, ini sangat luar biasa dan harus dijadikan contoh buat daerah-daerah lain” tutur Ustadz Arifin Al-Jufri. (Joni/JS)

ADVERTORIAL

 

LEAVE A REPLY