Tanggul Jebol Makin Meluas, Dua Dusun Pemukiman Terancam Tenggelam Picu Kepanikan Warga

0
134

PASANGKAYU, Jurnalsulbar.com – Tanggul jebol sungai lariang makin meluas, sekitar 200 kepala keluarga dan ribuan hektar lahan perkebunan milik warga di Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat terancam tenggelam picu kepanikan warga. Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa minta pemerintah pusat turun tangan memberikan bantuan tanggab bencana.

Lambannya penanganan penanggulangan perbaikan tanggul sungai lariang yang jebol, membuat dua Dusun di Desa Lariang kini terancam tenggelam sehingga memicu kepanikan ratusan warga yang tinggal di Dusun Kalindu dan Dusun Kalfin.

Tak hanya itu, ribuan hektar lahan perkebunan milik warga juga terancam tenggelam bahkan jalan penghubung antar desa kini sudah mulai terkikis derasnya luapan sungai lariang, sehingga membuat sejumlah warga yang berada di dusun kalindu mulai mengungsi kerumah kerabat mereka karena takut air akan menenggelamkan pemukiman.

Sementara Bupati Pasangkayu yang didampingi kepala Badan Penanggulangan Bencana serta Pemerintah Desa  yang melakukan pemantauan di lokasi tanggul jebol meminta, agar pemerintah pusat segera menurunkan bantuan untuk menanggulangi tanggul sungai lariang yang jebol.

Selain itu Bupati Pasangkayu ini juga mengatakan sekitar 200 kepala keluarga di dua dusun dan ribuan hektar lahan perkebunan masyarkat akan tenggelam kalau tanggul jebol ini tidak segera dilakukan penanganan, sehingga pihaknya meminta pemerintah pusat untuk segera menunrunkan bantuan tanggab bencana untuk menangani perbaikan tanggul. Terang Agus.

“sekitar 200 kepala keluarga di dua dusun dan ribuan hektar lahan perkebunan masyarkat akan tenggelam kalau tanggul jebol ini tidak segera dilakukan penanganan, sehingga kami pemerintah daerah  meminta kepada pemerintah pusat untuk segera menunrunkan bantuan tanggab bencana untuk menangani perbaikan tanggul. Tegas Agus yang saat itu turun langsung memantau tanggul jebol.

Walau sudah mengancam keselamatan ratusan warga, hingga kini belum ada upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk melakukan perbaikan tanggul yang jebol, hanya ada beberapa perusahan swasta yang merasa prihatin dengan kondisi warga yang kini berusaha melakukan perbaikan dilokasi tanggul jebol. (Joni/ JS)

LEAVE A REPLY