Tanggul Jebol Putus Jalan Desa, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

0
161
Ket Foto : Tampak Warga Dusun Kalindu Desa Lariang Mengungsi.

PASANGKAYU, – Jurnalsulbar.com | Jalan penghubung Desa di Dusun Kalindu, Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat,  putus total. Akibat diterjang derasnya air luapan sungai lariang dari tanggul yang jebol. kini ratusan warga didusun kalindu panik dan mulai mengungsi karena takut perkampungan mereka berubah menjadi pulau.

Ket Foto : Tampak Warga Mengungsi Menggunakan Gerobak.

Beginilah kondisi jalan penghubung desa di Dusun Kalindu Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu yang putus total akibat diterjang luapan sungai lariang. Meluapnya sungai lariang hingga memutuskan jalan desa ini disebabkan oleh jebolnya tanggul penahan banjir yang dibangun oleh pihak Balai Sungai Wilayah 3 Palu Sulteng pada tahun 2014 silam.

Akibat dari putusnya jalan penghubung desa tersebut, warga di dusun kalindu panic. Dengan menggunakan gerobak, motor dan roda 4 sejumlah barang berharga seperti perabotan rumah tangga  diangkut keluar dari perkampungan yang saat ini terisolir.

Ket Foto : Tampak Dari Udara Jalan Penghubung Desa di Dusun Kalindu Potos Total Akibat Jebonya Tanggul Hinnga Meluap Keperkampungan Warga.

Dengan menggunakan jalan setapak, satu persatu kendaraan warga melintas di bawah pohon sawit untuk mengangkut barang milik mereka karena panik kampung kalindu berubah menjadi sebuah pulau. namun sayangnya, tak satupun dari pihak BPBD ataupun Pemerintah yang turun membantu warga untuk mengungsi.

Ridwan Ketua RT, Dusun Kalindu mengatakan,” warga saat ini sudah mengungsi dikarenakan takut perkampungan kalindu tidak bisa lagi diakses, sementara jalan darurat yang dibuat untuk jalur keluar dari perkampungan juga terancam putus sehingga warga ramai – ramai mengungsi. Terang Ridwan.

Lambannya penanganan terhadap tanggul jebol yang terjadi sejak januari ini, membuat ribuan hektar lahan perkebunan dan tambak warga terancam punah disapuh oleh derasnya luapan sungai lariang.  Sayangnya walau sudah memutus akses jalan dan mengancam keselamatan ratusan warga, hingga kini belum ada upaya perbaikan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. (Joni/JS)

LEAVE A REPLY