Destinasi Pariwisata Mamasa Nyasar ke Majene?

0
225

MAMASA, – Jurnalsulbar.com | Kabupaten Mamasa selama ini dikenal sebagai daerah destinasi wisata di Provinsi Sulawesi Barat, seperti hanya isapan jempol. Mengapa tidak, anggaran dikucurkan ke Dinas Pariwisata Kabupaten Mamasa hanya Rp1,5 Milliar. Padahal potensi sumberdaya wisata, salah satu potensi dimiliki Kabupaten Mamasa.

Ditemui diruang kerjanya Agustina Toding selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Mamasa menjelasan, ikon destinasi pariwisata yang ada di Kabupaten Mamasa, terkendala kurangnya anggaran destinasi.

Padahal menurutnya, sebagai Kabupaten di Sulbar memiliki lebih 20 titik lebih wisata, tidak dikelola secara maksimal.

“Coba bayangkan anggaran hanya Rp1,5 Milliar ada di Dinas Pariwasata Kabupaten Mamasa, padahal Pergub 15 tahun 2008  menjelaskan Kabupaten Mamasa sebagai kabupaten wisata. Tapi kenyataan munculnya malahan Kabupaten Majene yang mendapat pengakuan dari pusat, sebagai destinasi wisata,” papar Agustina Toding di ruang kerjanya, Senin (25/6/2018)

Dia juga mengungkapkan, sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 15 tahun 2008 tentang Penetapan Kabupaten Mamasa sebagai Destinasi Unggulan Sulawesi Barat sebagai rujukan masui ke Peraturan Pemerintah (PP) 50 Tahun 2011 RIPPARNAS (Rencana Induk Pengembangan Pariwasata Nasional) justru Kabupaten Majene mendapat daerah wiasata.

“Sangat jelas awal pengusulan pada Pergub nomor 15 tahun 2008 tentang penetapan Kabupaten Mamasa sebagai destinasi unggulan Provinsi Sulbar sebagai rujukan masuk ke pusat pada PP 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPANAS) justru Kabupaten Majene yang mendapatkan destinasi wisata dari pusat,” tanya Agustina Toding.(Jay/JOIN/JS)

LEAVE A REPLY