Bawaslu Pasangkayu Kebut Pemeriksaan 11 Orang Saksi Dugaan Pelanggaran Pemilu

0
345

PASANGKAYU, – Jurnalsulbar.com || Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, yang belum lama ini menerima laporan dari masyarakat Randomayang 1, Kecamatan Randomayang terkait dugaan pelanggaran pemilu terus dikebut. Sebanyak sebelas orang saksi kini diperiksa untuk melengkapi berkas pelaporan.

Bertempat di ruangan Devisi HPP dan Sengketa Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, sebanyak sebelas orang saksi yang diduga kuat mengetahui kronologi kejadian pembagian beras rastra yang disertai dengan stiker salah satu oknum caleg dari Partai PDI P, satu persatu dipanggil dan dimintai keterangan oleh pihak penyidik keruang pemeriksaan.

Pemeriksaan secara maraton dilakukan oleh pihak bawaslu melihat tenggang waktu pelaporan pelanggaran pemilu yang hanya diberikan waktu selama 7 hari dan dapat diperpanjang menjadi 14 hari sesuai aturan pemilu apa bila masih membutuhkkan keterangan tambahan”. hal tersebut disampaikan ketua bawaslu pasangkayu saat ditemui diruang kerjanya. Kamis, 27/ 12/ 2018.

“Pemeriksaan terhadap saksi – saksi dugaan pelanggaran pemilu ini juga dilakukan oleh pihak kepolisian dalam memberikan pendampingan penanganan perkara pelanggaran pemilu, namun soal keputusan sepenuhnya akan kembali ke pihak bawaslu sesuai dengan mekanisme yang ada. Terang Ardi Ketua Bawaslu.

Ardi Trisandi Ketua Bawaslu Kabupaten Pasangkayu. Mengatakan, “Pemeriksaan terhadap saksi – saksi ini sudah yang kedua kalinya dimana pemeriksaan pertama telah dilakukan klarifikasi dari pihak pelapor maupun terlapor, sehingga hari ini pemanggilan kedua untuk meminta keterangan klarifikasi dari para saksi sebanyak sebelas orang.

Sementara untuk hasil pemeriksaan baik terhadap pelapor maupun terlapor pihak bawaslu melaui ketuanya masih enggan berkomentar dengan alasan pemeriksaan masih sementara dalam proses, namun Ardi Ketua Bawaslu mengatakan akan mengumumkan hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran pemilu tersebut setelah hasil pemeriksaan dinyatakan rampung. (Joni/JS)

LEAVE A REPLY