Jelang Putusan MK, Gusdurian Pasangkayu Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

0
257

PASANGKAYU, – Jurnalsulbar.com || Memasuki babak akhir gugatan Pilpres 2019 di MK yang dalam waktu dekat akan segera diputusan terkait sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), membuat sejumlah pihak Jokowi – Ma’ruf Amin maupun pendukung Prabowo – Sandi tidak sabar lagi menantikan hasil putusan dari MK. Untuk itu koordinator Gusdurian Pasangkayu Zandy meminta masyarakat menghormati apapun putusan MK.

Zaldy yang juga tokoh pemuda kabupaten pasangkayu ini meminta masyarakat untuk menerima hasil dari putusan MK, Zaldy yakin bahwa para Hakim MK memiliki dedikasi dan integritas yang tinggi. Selain itu, Zaldy juga juga menghimbau kepada masyarakat terutama masyarakat kota Pasangkayu untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan ketentraman pasca putusan MK nanti, lebih lanjut zaldy berharap masyarakat tidak menguras energit karena tidak mau menerima putusan MK.

“Kita sama-sama sudah menyaksikan dilayar kaca kita masing-masing, bahwa proses persidangan di MK hampir selesai dan sekarang kita memasuki pada tahapan akhir. Tentunya apapun hasil dari sidang putusan MK adalah yang terbaik buat kita bersama karena kita yakin bahwa para hakim kita yang ada di MK tentu mempunyai dedikasi dan integritas yang tinggi sehingga dapat memutuskan perselisihan ini secara objektif dengan fakta-fakta dan bukti-bukti yang ada di persidangan yang telah kita lalui secara bersama-sama”, terang Zaldy.

“Sebagai masyarakat Pasangkayu, marilah kita dapat menjaga persatuan dan kesatuan kita pasca putusan MK nanti karena kita masih mempunyai tantangan ke depan. Kita tidak mau energi kita terkuras karena persoalan-persoalan yang kita tidak mampu kita terima. Sebagai masyarakat Pasangkayu, kita mempunyai kewajiban untuk menjaga ketentraman di wilayah kita masing-masing pasca proses sidang di MK. Kita semua diharapkan mampu menjadi bagian dari penyelesaian konflik yang bisa saja terjadi di lingkungan kita masing-masing”, tegas Zaldy.

“Sebagai masyarakat yang sangat dekat dengan media sosial, tentu kita sama sama saksikan begitu maraknya berita hoax atau bohong. Olehnya itu, sebagai masyarakat yang cerdas dan terdidik dalam hal bermedia sosial, kita harus memproteksi diri kita masing-masing, keluarga kita, dan lingkungan sosial kita agar supaya berita hoax tidak tersebar secara massif di masyarakat kita. Kita harus mampu menetralisir berita – berita yang tidak bertanggungjawab, yang mungkin saja ada oknum tidak bertanggungjawab yang senang ketika perpecahan terjadi di tengah masyarakat”, tutup Zaldy.(TIM/JS)