Jelang Pilkada Pasangkayu

0
1095

PASANGKAYU, – Jurnalsulbar.com Jelang perhelatan lima tahunan yang akan digelar secara serentak dibeberapa daerah, terutama Kabupaten Pasangkayu, daerah yang terletak di ujung utara Provinsi Sulawesi Barat akan kembali memilih kepala daerah untuk menentukan kemajuan daerah penghasil sawit terbesar di sulbar ini akan kembali ditentukan oleh masyarakat pasangkayu yang juga  dikenal dengan julukan indonesia mini.

Ditahun politik lima tahunan ini akan semakin seru, sejumlah nama tokoh ternama di daerah tersebut saat kini kian santer disebut – sebut baik di media sosial, maupun di dunia nyata akan bertarung merebut hati rakyat di perhelatan lima tahunan ini.

Sebut saja Yaumil Ambo Djiwa, terkenal diseantero sulbar sebagai penggagas terbentuknya kabupaten mamuju utara yang kini telah berubah nama menjadi kabupaten pasangkayu, selain dikenal sebagai penggagas terbentuknya kabupaten pasangkayu, yaumil juga dikenal sebagai sesepuh atau dalam bahasa daerahnya disebut Mangge Rante, sosoknya yang ramah dan juga religius, mengantarkan yaumil menjadi ketua DPRD Pasangkayu pada periode 2004 – 2009 serta 2009 – 2014 secara duakali berturut – turut, hingga periode 2014 – 2019 menjadi wakil ketua I DPRD Pasangkayu, kemudian kembali terpilih menjadi anggota DPRD periode 2019 – 2024 memantapkan dirinya untuk menuju 01 pasangkayu.

Selain Yaumil, Nama Muh Saal saat ini juga menempati posisi yang hampir sama, sosok yang satu ini cukup dikenal dikalangan masyarakat pasangkayu, menjabat sebagai wakil bupati dua periode, tokoh mandar yang satu ini juga cukup sukses di dunia politik, sejak menjabat sebagai ketua Partai Hanura kabupaten pasangkayu di periode kali ini, Saal mampu mendudukan Partai Hanura untuk meraih posisi ketua DPRD Pasangkayu periode 2019 – 2024.

Muh Saal yang berpasangan dengan Agus Ambo Djiwa sebagai Wakil dan Bupati Pasangkayu saat ini, boleh dibilang bertangan dingin, terlihat, wajah kota pasangkayu yang dulu kumuh kini disulap menjadi sebuah kota modern dengan pembangunan yang terlihat dalam kota saat ini, diperiode keduanya menjabat sebagai wakil bupati, membuat sejumlah tokoh mandarpun memintanya maju sebagai calon bupati kabupaten pasangkayu di periode yang akan datang.

Lain Yaumil, Lain Saal, Tokoh yang satu ini juga dikenal cukup familiar, betapa tidak, sosoknya yang juga religius dirinya juga dikenal sebagai tokoh nasional yang lahir dari daerah terpencil di utara sulbar, Lukman Said. Ya nama Lukman Said hampir dikenal diseluruh daerah di negeri ini, posisinya sebagai Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia membuat namanya melejit, apalagi perjuangannya untuk memperjuangkan PP 18 membuat namanya dikenal diseantero negeri ini.

Lukman Said yang menjabat Ketua DPRD periode 2014 – 2019 saat ini juga menjabat sebagai ketua Partai PDI P partai yang sukses mengantarkan Joko Widodo menjadi presiden RI yang kedua kalinya, nama Lukman juga cukup dikenal dikalangan masyarakat bawah, sosoknya yang sederhana membuat tokoh mandar yang satu ini sangat layak menjadi 01 Pasangkayu.

Selain ketiga nama diatas, nama mantan Bupati Pasangkayu Abdullah Rasyid pun kini kian gencar diperbincangkan, sosok yang satu ini juga cukup familiar di pasangkayu, banyak masyarakat menilai tokoh yang satu ini mampu meningkatkan perputaran ekonomi.

Abdullah Rasyid saat menjabat sebagai bupati disebut – sebut sangat ramah, sehingga sejumlah masyarakat pasangkayu pun banyak yang menginginkan Abdullah Rasyid kembali mencalonkan diri maju sebagi bupati di pilkada kali ini.

Selain nama – nama calon bupati diatas, nama calon wakil bupati yang akan meramaikan pilkada mendatang pun saat ini juga mulai bermunculan, baik dari kalangan politisi maupun dari kalangan birokrasi.

Salah satu nama yang santer disebut – sebut akan mengisi calon wakil bupati adalah Budyansa ST. Sosok birokrasi yang satu ini sudah sangat dikenal dimasyarakat, sosoknya yang ramah dan religius juga lewat tangan dinginya pasangkayu dibawah kepemimpinan Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa disulap bak kota modern.

Selain Budiyansa, nama Musawir Asiz Isham juga kian santer disebut – sebut akan meramaikan bursa calon wakil bupati.

Politisi yang satu ini mempunyai trek record di dunia politik cukup mulus, bahkan beliau juga namanya tercatat dalam sejarah perjuangan pembentukan kabupaten pasangkayu sehingga banyak masyarakat yang meminta agar musawir maju sebagai calon wakil bupati.

Lain Budi, Lain Musawir, Sosok politisi yang satu ini dijuluki bertangan dingin, siapa lagi kalau bukan M Yusri Noer, pernah memimpin Partai Demokrat di kabupaten Pasangkayu, bahkan partai berlambang merzy pimpinan SBY itu, juga meraih posisi wakil ketua II DPRD pasangkayu di bawah kendali tangan dingin yusri, tak hanya itu, yusri juga sudah sangat familiar karena juga pernah mengisi bursa kandidat calon Bupati Pasangkayu periode 2015 – 2021 yang diusung oleh partai demokrat saat itu,  bahkan tangan dingin yusri pun berlanjut saat memimpin Partai Perindo partai besutan Hary Tanoesotibjo yang berhasil meraih 3 kursi di DPRD Pasangkayu, sementara dirinya pun berhasil terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat pada pileg lalu.

Selain menjabat Ketua Partai Perindo dirinya juga pernah menjabat sebagai ketua KPU Pasangkayu, sehingga namanya tak asing lagi dikalangan masyarakat pasangkayu.

Sementara belum lama ini nama Arman Salimin juga disebut – sebut siap maju jadi calon wakil bupati pasangkayu.

Terpilih dua periode di DPRD Provinsi Sulawesi Barat, membuat nama Arman Salimin sangat dikenal di pasangkayu, sehingga tak sedikit masyarakat pun memintanya maju sebagai calon wakil bupati di pilkada mendatang.

Nah….dari nama – nama diatas sejarah mencatat setiap trek record mereka, tinggal bagaimana para politisi ini menggaet hati rakyat, namun jangan lupa walau berbeda pilihan ingat Kita adalah satu, Indonesia.

Penulis : Joni Banne Tonapa