Bukan Hanya Manakarra Tower, Pemkab Mamuju Juga Membangun GOR Berstandar Internasional

0
88

MAMUJU, – Jurnalsulbar.com – || Rencana pembagunan sarana publik untuk menunjang aktifitas masyarakat tidak hanya bertumpu pada sektor pariwisata, dengan adanya inisiatif pemerintah membangunan manakarra tower disebut akan menjadi bangunan yang indah dan akan menjadi icon baru Kabupaten Mamuju yang saat ini memasuki tahap realisasi.

Pemerintah daerah kabupaten Mamuju melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga seolah “curi star”, pembangunan Gedung Olahraga (GOR) serbaguna yang berada di area Kompleks Stadion Manakarra saat ini mulai dibangun.

Kepala Bidang pemuda dan Olah raga Zulfadli Rasyid yang dikonfirmasi Senin 29 juli 2019, mengatakan, biaya pembangunan yang mencapai Rp.12,9 M
Diperoleh dari hasil proposal permintaan dana DAK reguler Tahun 2019 Oleh Bupati Mamuju Melalui Bidang pembinaan pemuda dan olahraga Dikpora Mamuju kepada kementrian keuangan Yang Diverifikasi Melalui Kemenpora RI.
Dari 500 kab/kota yang Mengusulkan, akhirnya 40 kab. kota yang dinyatakan memenuhi kriteria termasuk didalamnya Kab Mamuju.

“Alhamdulillah ini berkat dukungan penuh pimpinan (Bupati,red) untuk memberikan support atas permintaan kami pada kementerian, akhirnya kita disetujui untuk melakukan pembangunan gedung olah raga type B berstandar internasional” kata Zulfadli.

Terpisah,Bupati Mamuju H.Habsi Wahid  berharap, pembangunan GOR serbaguna tersebut akan menjadi kado manis bagi seluruh masyarakat Mamuju, sekaligus dapat menjadi gambaran upaya pemerintah dalam menghadirkan fasilitas publik yang berimbang dari semua sektor.

Diterangkan, sebelum manakarra tower, Pemerintah Daerah sudah melakukan pembangun gedung DPRD baru, serta kantor layanan kedaruratan 119,  juga secara bertahap sudah mulai dilakukan pembangunan kantor BPKAD dan Bapepan, secara bersamaan juga pelan-pelan telah dilakukan pembenahan drainase dan pembangunan sejumlah ruas jalan, kini giliran sarana olah umum akan mulai dibangun GOR tipe B standar Internasional, terang Habsi.

Lebih lanjut Habsi mengatakn ini adalah gambaran keseriusan dan keinginan pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan secara menyeluruh dari semua aspek kebutuhan masyarakat, dalam upaya membenahi perwajahan Mamuju sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Barat.

“Memang pembangunan tidak bisa serta-merta,tapi kalau kita mampu mempertahankan irama pembangunan seperti ini, niscaya 5 sampai 10 tahun kedepan kita akan melihat hasilnya” Tutup Habsi.(*)