Diduga Karena Pengaruh Miras, 10 Pemuda di Balusu Keroyok Warga Diamankan Polisi

0
416
Ket Foto : Tampak Polisi Sedang Melakukan Olah TKP

TORAJA UTARA, – Jurnalsulbar.com || Diduga karena mengonsumsi Miras (Minuman Keras) secara berlebihan sekelompok pemuda di Lembang Lilikira Ao’ Gading, Kecamatan Balusu, Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, mengeroyok dua orang warga hingga mengalami luka lebam. Selain melakukan penganiayaan, sekelompok pemuda yang diduga dibawah pengaruh miras ini juga melakukan pelemparan terhadap rumah korban.

Mengetahui adanya perestiwa pemukulan diwilayah lembang Lilikira Ao’ Gading, Kapolsek Sa’dan Balusu Polres Tator Iptu Lewi Tandiarrung bersama dengan anggota kemudian mendatangi TKP, dan berhasil mengamankan 10 orang pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap 2 orang lelaki berinisial MP 38 tahun dan JS 40 Tahun warga Lembang Lilikira Ao’ Gading.

Sementara Kapolsek Sa’dan Balusu Iptu Lewi Tandiarrung saat dikonfirmasi mengatakan, “Korban dengan inisial MP 38 Tahun yang juga telah menenggak miras, awalnya memukul Selo 14 tahun di bagian perut karena dinilai oleh MP kurang sopan sebab menendang pagar rumah milik JS.

“Tak terima dengan pemukulan yang dilakukan oleh MP, Selo kemudian memanggil rekannya yang sedang nongkrong dan tengah menenggak  miras tidak jauh dari tempat dirinya dipukul, mendengar pengaduan Selo, sekitar 10 orang pemuda pun mendatangi rumah korban dan melakukan pelemparan. Terang Iptu Lewi.

Lebih Lanjut Kapolsek Sa’dan Balusu mengatakan, “Korban MP 38 tahun yang berada di dalam rumah bersama dengan JS 40 tahun didatangi dan di keroyok ramai – ramai hingga mengalami luka lebam pada mata bagian kanan, sementara JS juga mengalami  luka benjol pada bagian dahi dan sakit pada bagian belakang akibat pengeroyokan tersebut.

Hingga Saat ini 10 orang sedang menjalani pemeriksaan di mapolsek sa’dan balusu, sementara satu orang lagi bernama Selo sedang dalam pencarian pihak kepolisian untuk di hadirkan di kantor Polsek Sa’dan Balusu”. Jelas Lewi Tandiarrung.

Selain melakukan pelemparan rumah dan pengeroyokan terhadap korban, para pelaku juga melakukan pengrusakan kursi, motor milik MP dengan cara di banting. Lewi Tandiarrung menyebutkan, pelaku pengeroyokan ini masih satu kampung atau satu lingkungan dengan korban. Tutupnya.(Joni/JS)

LEAVE A REPLY