Video : Sambut HUT TNI ke 74, Personil Kodim 1414 Tana Toraja Bantu Masyarakat Pedalaman Bangun Masjid

0
144

TORAJA UTARA, – Jurnalsulbar.com || Wujudkan mimpi masyarakat pedalaman untuk mempunyai masjid sebagai tempat beribadah, personil Kodim 1414 Tana Toraja bantu warga Lembang (Desa) Sumalu, Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, membangun masjid di Hari Ulang Tahun TNI yang ke 74.

Tak seperti di tempat lain, perayaan HUT TNI ke 74 di Kabupaten Tana Toraja saat ini dimaknai berbeda. Tentara yang biasa terlihat sangar dengan postur tubuh yang kekar saat memegang senjata untuk menjaga keutuhan NKRI kali ini beda, tentara yang biasa melakukan atraksi saat menyambut HUT TNI kali ini berbaur dengan warga membangun masjid.

Prihatin dengan kondisi masjid yang sejak tiga tahun dibangun namun tak kunjung rampung, dengan dipimpin dandim 1414 tana toraja, puluhan personil TNI terlihat semangat menuntaskan bangunan masjid di bantu warga sekitar yang sudah lama merindukan masjid agas bisa digunakan untuk beribadah.

Tak hanya mesjid, anggota tni, warga serta pemerintah lembang (desa) sumalu juga menuntaskan bangunan toilet, serta tempat mengambil air wudhu, pemasangan dinding hingga pengecoran lantai. Penuntasan pembangunan masjid ini diperkirakan rampung satu bulan kedepan agar mesjid yang diberi nama nurul hikmah ini bisa digunakan warga untuk beribadah.

Letkol : Czi, Zaenal Arifin. Dandim 1414 Tana Toraja saat dikonfirmasi mengatakan, “Apa yang kami kerjakan saat ini adalah karya bakti kodim 1414 tana toraja dalam rangka HUT TNI ke 74. Tegas Dandim.

Selain anggota TNI, masyarakat dan ibu – ibu persit tni kodim 1414 tana toraja juga saling bahu membahu menyiapkan konsumsi untuk para personil tni dan warga yang bekerja merampungkan pembangunan masjid.

Sementara Lungan Tandirura. Kepala Lembang (Desa) Sumalu saat ditemui mengatakan, “Semoga masjid ini bisa selesai dengan cepat agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kususnya yang beragama muslim. Tegasnya.

Nantinya masjid ini tidak hanya diperuntukkan untuk tempat ibadah, namun juga bisa digunakan untuk tempat musyawarah warga serta pendidikan agama bagi para anak – anak di desa sumalu. (TIM/JS)