Mamuju, Jurnalsulbar.com — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) terus memperkuat komitmen dalam menjaga kualitas lingkungan dan pelayanan kesehatan melalui pengelolaan limbah yang sesuai standar.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pertemuan bersama PT Wastec International dalam rangka penjajakan kerja sama pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), yang dilaksanakan di UPTD Labkesmas Provinsi Sulawesi Barat, Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala UPTD Labkesmas Sulbar, St. Mujibah Ahmad, Kepala Seksi Pelayanan dan Mutu, serta jajaran staf Labkesmas. Sementara itu, pihak PT Wastec International diwakili oleh Febrikha sebagai perwakilan perusahaan.
Pertemuan berlangsung secara konstruktif dengan membahas berbagai aspek teknis pengelolaan limbah B3, mulai dari proses pengumpulan, penyimpanan, hingga pengolahan limbah sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku. Pengelolaan limbah yang baik menjadi bagian penting dalam menjamin keamanan lingkungan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan laboratorium.
Selain itu, diskusi juga membahas pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dalam mendukung sistem pengelolaan limbah yang lebih efektif, aman, dan berkelanjutan, khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sebagaimana tertuang dalam Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Secara terpisah, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa pengelolaan limbah medis merupakan bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan yang berkualitas.
“Pengelolaan limbah B3 harus menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan lingkungan dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan pengelolaan limbah berjalan sesuai standar,” ujarnya. (Rls)






