Mamuju, Jurnalsulbar.com – Pemprov Sulbar melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) mencatat capaian signifikan dalam pemenuhan tenaga dokter di Puskesmas. Hingga Triwulan IV Tahun 2025, sebanyak 96 dari 98 Puskesmas di Sulawesi Barat telah memiliki dokter, atau setara dengan 97,96 persen, mendekati target provinsi sebesar 100 persen.
Berdasarkan data terbaru, hanya 2 Puskesmas (2,04 persen) yang masih belum memiliki dokter. Sementara itu, Kabupaten Pasangkayu, Polewali Mandar, Majene, dan Mamuju Tengah telah memenuhi kebutuhan dokter di seluruh Puskesmas. Adapun Kabupaten Mamuju dan Mamasa masing-masing masih mencatat satu Puskesmas tanpa dokter.
Kepala Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat layanan kesehatan dasar.
Capaian ini sejalan dengan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga, dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, serta mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui layanan kesehatan dasar yang merata dan berkualitas.
“Pemenuhan dokter di Puskesmas tidak hanya mengandalkan satu skema. Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten telah mengoptimalkan berbagai mekanisme, mulai dari kontrak dokter daerah oleh pemerintah kabupaten, hingga dukungan Program Internship Dokter dan Program Nusantara Sehat yang difasilitasi oleh Kementerian Kesehatan,” kata dr. Nursyamsi Rahim, Senin 05 Januari 2026.
Ia menjelaskan, pendekatan multi-skema ini menjadi strategi efektif untuk menjawab tantangan pemerataan tenaga kesehatan, khususnya di wilayah terpencil, kepulauan, dan daerah dengan keterbatasan sumber daya manusia kesehatan.
Lanjut, dr. Nursyamsi menegaskan, Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong percepatan pemenuhan dokter di seluruh Puskesmas sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan primer.
“Target kita jelas, seluruh Puskesmas harus memiliki dokter agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan optimal, responsif, dan berkesinambungan,” tambahnya.
Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Sulawesi Barat optimistis, dengan dukungan kebijakan dan sinergi lintas sektor, target 100 persen Puskesmas memiliki dokter dapat segera terealisasi. (Rls)






