Mamuju, Jurnalsulbar.com — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat internal dalam rangka mematangkan persiapan bahan Rapat Pimpinan (Rapim) sektor pendapatan. Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Bapenda Sulbar, Rabu, 14 Januari 2026, dan dipimpin langsung oleh Plt. Sekretaris Bapenda Sulbar, Fahri Yusuf.
Langkah ini sejalan dengan upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas bagi masyarakat.
Rapat internal ini mengusung tema “Menuju Rapim Terarah, Bapenda Sulbar Satukan Strategi Pendapatan Daerah” dan dihadiri oleh para Kepala Bidang lingkup Bapenda Sulbar. Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi, Muhammad Saleh, Plt. Kepala Bidang Pendapatan Daerah, Plt. Kepala Bidang Pengawasan Pendapatan, serta Koordinator Teknologi Informasi Pendapatan, Rosianah M. Nadir.
Sekretaris Bapenda Sulbar, Fahri Yusuf, dalam arahannya menekankan pentingnya keselarasan pandangan dan strategi antarbidang dalam menyiapkan bahan Rapim, khususnya yang berkaitan dengan upaya peningkatan pendapatan daerah.
Menurutnya, Rapim harus menjadi ruang strategis untuk melahirkan kebijakan yang terukur, aplikatif, dan berdampak langsung terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Rapat ini menjadi momentum konsolidasi internal agar seluruh bahan yang disiapkan benar-benar fokus pada penguatan kinerja pendapatan daerah. Kita ingin Rapim berjalan terarah dan menghasilkan keputusan strategis,” ujar Fahri Yusuf.
Diskusi dalam rapat tersebut membahas berbagai isu dan materi yang akan menjadi pokok pembahasan Rapim, mulai dari evaluasi capaian pendapatan, identifikasi potensi dan tantangan, hingga strategi inovatif dalam peningkatan pendapatan daerah, termasuk pemanfaatan teknologi informasi dan penguatan pengawasan.
Sementara itu, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa persiapan Rapim yang matang merupakan kunci dalam menyusun arah kebijakan pendapatan daerah ke depan.
“Rapim bukan sekadar agenda rutin, tetapi forum strategis untuk menyatukan langkah dan komitmen dalam meningkatkan pendapatan daerah. Saya berharap seluruh jajaran Bapenda Sulbar berkontribusi aktif dan menghadirkan gagasan-gagasan konstruktif,” tegas Abdul Wahab Hasan Sulur.
Melalui rapat internal ini, Bapenda Sulbar optimistis Rapim sektor pendapatan dapat berlangsung lebih fokus, terarah, dan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang mampu mendorong peningkatan PAD secara berkelanjutan. (Rls)






