Pemprov Sulbar Ajak Orang Tua Manfaatkan Bulan Vitamin A di Posyandu

Mamuju, Jurnalsulbar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengajak seluruh orang tua yang memiliki anak usia di bawah lima tahun (balita) untuk aktif membawa anaknya ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), khususnya pada bulan Februari yang merupakan bulan pelayanan vitamin A.

Kepala Ini menjadi salah satu upaya nyata membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter sesuai Panca daya yang digagas oeleh Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulawesi Barat dr. Nursyamsi Rahim mengatakan , momentum Bulan vitamin A ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal sejak usia dini.

“Melalui Posyandu, balita tidak hanya mendapatkan kapsul vitamin A, tetapi juga layanan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan yang sangat menentukan kualitas kesehatan anak di masa depan,” kata Nursyamsi.

Ia juga mengatakan bahwa vitamin A merupakan salah satu zat gizi esensial yang sangat dibutuhkan oleh balita. Selain berperan penting dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah kebutaan, vitamin A juga berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh anak sehingga tidak mudah terserang penyakit infeksi.

Lebih lanjut Nursyamsi menegaskan bahwa pemenuhan gizi mikro seperti vitamin A merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, sejalan dengan arah pembangunan sumber daya manusia unggul dan berkarakter.

“Pelayanan pemberian vitamin A dan pemantauan tumbuh kembang balita dilaksanakan secara serentak di seluruh Posyandu selama bulan Februari. Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan ini secara optimal dengan datang langsung ke Posyandu terdekat sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Melalui keterlibatan aktif orang tua dan dukungan seluruh tenaga kesehatan, DKPPKB Sulbar berharap seluruh balita di Sulawesi Barat dapat memperoleh hak dasarnya atas layanan kesehatan dan gizi, sebagai fondasi kuat menuju generasi emas Sulawesi Barat dan Indonesia di masa depan,”tutupnya. (Rls)

Pos terkait