Penataan Personil PPPK PW DKP Sulbar Diperkuat, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

Mamuju, Jurnalsulbar.com — Dalam rangka memperkuat tata kelola sumber daya manusia serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor kelautan dan perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Rapat Penataan Personil Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK-PW) secara hybrid, Kamis (08/01/2026).

Rapat yang dimulai pukul 14.12 WITA hingga selesai ini dilaksanakan secara luring di Aula DKP Sulbar serta daring melalui Zoom Meeting, guna memastikan partisipasi seluruh PPPK-PW dari berbagai unit kerja. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala DKP Sulbar, Suyuti Marzuki, dan diikuti oleh seluruh PPPK PW DKP Sulbar.

Bacaan Lainnya

Penataan Personil Berbasis Kompetensi

Dalam arahannya, Kepala DKP Sulbar, Suyuti Marzuki menegaskan bahwa penataan personil PPPK-PW harus dilakukan secara terencana, objektif, dan berbasis bidang keilmuan. Hal ini dinilai penting agar setiap pegawai dapat bekerja secara optimal sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

“Penempatan personil bukan sekadar mengisi kebutuhan, tetapi memastikan bahwa setiap PPPK-PW berada pada posisi yang tepat, sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal bagi organisasi dan masyarakat,” tegas Suyuti.

Lanjut, disampaikan bahwa DKP Sulbar akan memfokuskan penugasan PPPK-PW pada beberapa Unit Pembenihan Rakyat (UPR), khususnya dalam mendukung budidaya ikan nila sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Selain itu, dilakukan pula pengisian formasi staf pada UPTD Pengelolaan Kelautan dan Pesisir di Kepulauan Balabalakang, sebagai wilayah strategis yang membutuhkan penguatan layanan teknis dan administrasi.

Dorong Kolaborasi dan Pelayanan Publik Berkualitas

Kepala DKP Sulbar juga menekankan pentingnya kolaborasi, komunikasi, dan semangat melayani di antara PPPK-PW, khususnya dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat pesisir dan pelaku usaha perikanan.

Menurutnya, keberadaan PPPK-PW bukan hanya sebagai pelaksana tugas administratif, tetapi sebagai agen perubahan yang turut mewujudkan visi dan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, terutama dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang inklusif dan berkelanjutan.

Penguatan Struktur dan Disiplin Kerja

Sementara itu, Sekretaris DKP Sulbar, Oktorio Abraham Saragih, dalam paparannya menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menyusun struktur organisasi yang baru, setelah melakukan koordinasi intensif dengan masing-masing Kepala Bidang dan Kepala UPTD.

Selain itu, PPPK-PW diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan, etos kerja, serta kualitas kinerja, sebagai bagian dari upaya memperbaiki mutu pelayanan publik dan profesionalisme aparatur.

Pesan Mendalam Kepala DKP Sulbar untuk PPPK-PW

Menutup rapat, Kepala DKP Sulbar menyampaikan pesan reflektif yang menjadi bekal moral dan profesional bagi seluruh PPPK-PW DKP Sulbar.

“Status paruh waktu bukan alasan untuk bekerja setengah hati. Justru dari keterbatasan itulah kita diuji seberapa besar komitmen, integritas, dan pengabdian kita kepada negara dan masyarakat. Bekerjalah dengan niat yang lurus, terus belajar, dan jadikan setiap tugas sebagai ladang pengabdian. Kinerja yang baik hari ini adalah pintu kepercayaan di masa depan,” pungkasnya.

Pesan tersebut disambut antusias oleh peserta rapat, yang diharapkan mampu menjadi motivasi kolektif bagi PPPK-PW untuk terus meningkatkan kapasitas diri, profesionalisme, serta kontribusi nyata bagi pembangunan kelautan dan perikanan di Sulbar. (Rls)

Pos terkait