Majene, Jurnalsulbar.com — Kepala Bagian Bantuan Hukum (Bankum) dan HAM Biro Hukum Setda Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Nuryani menjadi narasumber pada acara Sosialisasi dan Workshop Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), di Majene, Selasa, 6 Januari 2026.
Sosialisasi dan Workshop JDIH dibuka dan dihadiri langsung Wakil Rektor III Unsulbar, Jamil Barambangi bersama jajaran civitas akademika Unsulbar. Kegiatan ini sebagai bukti keseriusan dan pentingnya pengelolaan JDIH di jajaran perguruan tinggi seperti Unsulbar.
Kabag Bankum dan HAM Biro Hukum Setda Sulbar, Nuryani dalam paparannya memperkenalkan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum dalam membangun akses informasi hukum yang terintegrasi.
“Kami apresiasi jajaran Unsulbar yang telah membentuk tim pengelola JDIH Unsulbar melalui surat keputusan Rektor Unsulbar,” ucapnya.
Pada kesempatan ini, Nuryani menguraikan pengelolaan JDIH dilandaskan pada tingginya kebutuhan masyarakat akan informasi hukum yang pasti dan mudah diakses. Adanya fragmentasi data hukum di berbagai institusi pemerintahan dan perintah undang-undang untuk menjamin keterbukaan informasi publik dan supremasi hukum.
“Tujuan utama dari pengelolaan JDIH adalah menciptakan satu pintu akses informasi hukum nasional yang terintegrasi dan akurat,”tegasnya.
Sosialisasi dan Workshop JDIH ini sejalan dengan Misi ke-5 Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakilnya Salim S. Mengga, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas.
Terkait pelaksanaan Sosialisasi dan Workshop JDIH, Ketua panitia penyelenggara, S. Muchtadin Al Attas mengungkapkan kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkenalkan, mensosialisasikan, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya JDIH sebagai sarana dokumentasi, informasi, dan publikasi produk hukum di lingkungan Unsulbar.
“Kehadiran JDIH diharapkan dapat mendukung transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan tata kelola kelembagaan yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Sosialisasi dan Workshop JDIH Unsulbar ini diikuti oleh Rektor, Wakil Rektor, Ketua Senat, para Dekan, Kepala Biro, Kepala LPPM, Kepala LPM dan PP, para Kepala Bagian, serta para Kepala UPA lingkup Unsulbar.
“Kehadiran para pimpinan Unsulbar menjadi bukti nyata dukungan terhadap penguatan sistem dokumentasi dan informasi hukum di Unsulbar ini,” pungkasnya.
Secara terpisah, Kepala Biro Hukum Setda Sulbar, Suhendra menegaskan dukungan terhadap kegiatan JDIH yang diselenggarakan civitas akademika Unsulbar.
“Kami mendukung penuh kegiatan Sosialisasi dan Workshop JDIH Unsulbar,” tegasnya. (Rls)






