Mamuju, Jurnalsulbar.com – Sinergi antara kepolisian dan badan usaha milik negara semakin diperkuat! Polda Sulawesi Barat bersama PT Pertamina Patra Niaga resmi menandatangani Perjanjian Penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Tahun Anggaran 2026, Selasa (3/2/26) di Ballroom Hotel Maleo, Mamuju.
Kerjasama ini tidak hanya melibatkan Polda Sulbar sendiri, melainkan juga seluruh Polres jajaran di wilayahnya sebagai langkah krusial untuk menjamin pasokan energi yang tak tergantikan bagi operasional kepolisian.
Dalam sambutan pembuka acara, Region Manager Corporate Sales Sulawesi PT Pertamina Patra Niaga, Yuwanda Anugrah, menegaskan komitmen penuh pihaknya untuk menjadi mitra yang handal bagi Polri di Sulbar.
“Kami siap menjamin tidak hanya ketersediaan BBM, tapi juga mutu produk yang terbaik dan kelancaran distribusi sesuai kesepakatan. Ini bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan bentuk dukungan nyata kami terhadap stabilitas keamanan dan pelayanan yang diberikan Polri kepada masyarakat sehingga pasokan harus tetap terjaga meskipun dalam situasi apapun,” tegas Yuwanda.
Sementara itu, Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Sulawesi Barat Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, menyampaikan bahwa penandatanganan perjanjian ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kelancaran tugas kepolisian.
“BBM adalah tulang punggung mobilitas dan kesiapsiagaan personel kami. Baik untuk kegiatan rutin, operasi khusus, pengamanan agenda penting, maupun penanganan bencana dan kondisi darurat. Keberadaan BBM yang tepat jumlah, tepat mutu dan tepat waktu sangat menentukan keberhasilan kami di lapangan,” jelasnya.
Wahyu juga mengungkapkan tantangan baru yang dihadapi terkait anggaran BBM Polda Sulbar dan jajarannya untuk TA 2026 mengalami penurunan signifikan sebesar 29,3 persen, dari Rp27,89 miliar menjadi Rp19,72 miliar. Khusus untuk anggaran Biro Logistik, penurunan mencapai 33,37 persen, dari Rp5,11 miliar menjadi Rp3,40 miliar. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan BBM yang efektif, efisien dan bertanggung jawab.
Mengenai kinerja tahun lalu, penyediaan BBM TA 2025 secara umum berjalan lancar meskipun beberapa kendala telah berhasil diatasi. Namun, satu permasalahan tetap menjadi perhatian yaitu personel di SPN Mekkatta masih harus menempuh jarak sekitar 1,5 jam untuk mengambil BBM di SPBU Mamuju.
Di akhir sambutannya, Wahyu mengajak kerja sama lebih dalam dengan mengungkapkan harapan besar kepada Pertamina. “Kami sangat berharap usulan pemberian hibah bangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Polri (SPBP) untuk Polda Sulbar dapat segera terealisasikan tahun ini, sehingga personel kami tidak perlu lagi mengantri di SPBU bersama masyarakat,” pungkasnya.






