Suhardi Duka Kembali Pimpin DPD Demokrat Sulbar hingga 2031

Mamuju, Jurnalsulbar.com — Suhardi Duka dipastikan kembali memimpin Partai Demokrat Sulawesi Barat usai terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah ke V DPD Demokrat Sulbar, Sabtu 23 Mei 2025.

Ini merupakan periode keempat Kepemimpinan pria yang akrab disapa SDK itu. Ia pun didukung penuh seluruh DPC Partai Demokrat di 6 kabupaten se-Sulbar melalui surat rekomendasi.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Jenderal DPP Demokrat, Herman Khaeron saat sesi konferensi pers mengungkapkan tahapan dan proses yang telah berlangsung mengedepankan prinsip keterbukaan dan persamaan hak yang mengacu kepada AD/ART yang telah ditetapkan bersama didalam Kongres

“Hasil musda ini akan dibawa dan disampaikan kepada DPP untuk kemudian ditetapkan oleh ketua umum,” ungkapnya.

Ia pun mengapresiasi kepemimpinan SDK dalam menakhodai Demokrat di Sulbar selama 3 dekade seblumnya. Mulai dari melebarkan sayap partai, merekrut kader-kader baru potensial hingga mampu meraih kursi kepemimpinan gubernur di Sulbar.

“Sederet capaian beliau dari menjadi gubernur, mempertahankan 1 kursi DPR RI, 9 kursi DPRD Provinsi, dan beberapa kabupaten menang, termasuk di mamuju memiliki jumlah anggota DPRD terbanyak dari demokrat. Oleh karenanya, melihat prestasi itu kami memberikan apresiasi,” sambungnya.

Tahapan pendaftaran yang dimulai dari 16 hingga 22 mei sesuai mekanisme organisasi partai. hingga batas waktu pelaksanaan verifikasi, hanya SDK yang resmi memasukkan berkas pencalonan Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar.

Sementara itu, Suhardi duka mengatakan akan memaksimalkan kinerja partai demokrat dengan terus menggandeng kader tang telah ada dan memaksimalkan potensi kader yang baru bergabung.

“Tentu kita menggandeng kader yang telah ada, lalu mensinergikan kader yang baru. Kemudian juga generasi muda akan kita mulai rekrut dan wanita-wanita yang memiliki minat didunia politik karena undang-undang mengamatkan kita 30 persen wanita,” ungkapnya.

ia pun mengatakan akan melakukan penyegaran dalam struktur partai, “Ada DPC yang akan kita teruskan dan akan ada DPC yang kita ganti,” pungkasnya.

Terkait sejumlah tokoh yang bergabung menjadi kader partai demokrat, ia menyebut selain karena kedekatan personal dengan dirinya, tokoh-tokoh tersebut rertarik dengan partai demokrat karena tidak memiliki konflik dimasyarakat.

“Mereka melihat partai demokrat ini low profile, kemudian terbuka dan friendly. Kami tidak punya konflik-konflik, dan tokoh-tokoh tersebut tidak suka berkonflik dan kami partai demokrat selama 15 tahun ini menjaga itu,” ucapnya.

Pos terkait