Mamuju, Jurnalsulbar.com – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Herman Khaeron, melakukan kunjungan ke Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Mamuju di Jalan Husni Thamrin, Sabtu (23/5/2026).
Kunjungan itu dilakukan sebelum menghadiri agenda Musyawarah Daerah (Musda) V Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sulbar.
Dalam kunjungan tersebut, Herman Khaeron didampingi Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat, Suhardi Duka, beserta jajaran pengurus partai. Rombongan disambut langsung Ketua DPC Demokrat Mamuju, Suraidah Suhardi.
Selain memberikan motivasi kepada kader, Sekjen DPP Demokrat juga menyerahkan bantuan satu unit laptop untuk menunjang fasilitas sekretariat DPC Demokrat Mamuju.
Di hadapan kader partai, Suhardi Duka (SDK) menyampaikan sejumlah target politik yang harus dicapai Demokrat Mamuju pada Pemilu mendatang.
Menurutnya, berdasarkan komitmen yang telah dibahas bersama Sekjen dan pengurus DPP di Jakarta, Demokrat Mamuju ditargetkan menambah kursi di DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten.
“Mamuju itu harus bertambah satu kursi di provinsi. Jadi yang sekarang ini 3 kursi, dari 9 kursi (Dapil Kabupaten Mamuju), naik menjadi 4 kursi. Kemudian komitmen saya juga di Jakarta, untuk DPRD Mamuju harus bertambah 3 kursi di kabupaten. Yang saat ini 9 kursi, harus naik menjadi 12 kursi. 30 kursi di DPRD Kabupaten Mamuju.
SDK juga mengungkapkan target besar Partai Demokrat Sulbar pada Pemilu DPR RI 2029, yakni meningkatkan perolehan suara dari sekitar 104 ribu menjadi 200 ribu suara.
“Itu harga mati, tidak boleh kurang,” tegasnya.
Ia bahkan menyebut DPP memberi target lebih besar agar Demokrat Sulbar mampu meraih dua kursi DPR RI jika perolehan suara dapat terus ditingkatkan. Namun untuk mencapai dua kursi, harus memperoleh sekira 330 ribu suara.
“Apakah mampu kita capai 2 kursi? Saya kira kita berniat yang baik, semoga kita capai,’” ungkapnya.
Sementara itu, Herman Khaeron menegaskan bahwa kehadirannya di Mamuju merupakan bagian dari upaya menjaga semangat kader dan memastikan Partai Demokrat tetap aktif di tengah masyarakat.
“Demokrat terus bekerja dan menunjukkan eksistensinya di masyarakat. Itu berkat seluruh kader yang terus bergerak,” ujarnya.
Ia juga menilai proses Musda Demokrat Sulbar menjadi bukti bahwa partai masih menjalankan mekanisme demokrasi internal secara terbuka.
Menurut Herman, kemenangan politik Demokrat ke depan sangat bergantung pada kekuatan struktur partai hingga tingkat bawah.
“Mesin partai itu struktur partai. Karena itu struktur wajib sampai tingkat anak ranting,” katanya.
Ia menegaskan penguatan organisasi hingga akar rumput menjadi langkah penting untuk memenangkan pertarungan legislatif di seluruh tingkatan, baik DPR RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD Kabupaten/Kota.
Dalam kesempatan itu, Herman juga menyinggung kemungkinan perubahan sistem pemilu dan pilkada ke depan yang menurutnya harus mulai diantisipasi sejak sekarang.
“Kita belum tahu sistem pemilu nanti seperti apa. Bisa jadi pemilu pusat dan daerah dipisah, bisa juga tetap seperti sekarang. Semua kemungkinan harus disiapkan,” jelasnya.
Karena itu, ia meminta seluruh kader mulai memperkuat struktur partai, memetakan basis pemilih, hingga mempersiapkan strategi pemenangan secara lebih matang menuju Pemilu 2029 dan 2031.
“Kita harus memastikan struktur sampai ke grassroot agar kemenangan bisa dicapai secara maksimal,” tutupnya. (Rls)






