Mamuju, Jurnalsulbar.com – Calon penerima program beasiswa Pemprov Sulbar tahun 2026 temu sapa dengan Gubernur Suhardi Duka di momentum perayaan HUT Sulbar ke-22 tahun di kantor Gubernur, Selasa 22 September 2026.
Program 1.000 Beasiswa ini membuktikan bahwa arah kebijakan Bapak Gubernur Suhardi Duka tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan langsung hadir menjawab harapan masyarakat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memastikan akses pendidikan tinggi benar-benar sampai ke tangan putra-putri daerah, meniadakan hambatan biaya agar generasi muda banua dapat fokus belajar, berprestasi, dan menuntaskan studi.
Salah satu penerima beasiswa Astari Rahayu mengatakan program beasiswa ini bukan hanya bantuan penyelesaian kuliah, namun lebih daripada itu.
“Beasiswa ini bentuk kepercayaan kepada kami anak-anak Sulbar untuk terus belajar dan berkembang dan mempersiapkan diri nantinya dapat memberikan manfaat kepada daerah,” kata Astari.
Seperti yang dijalani saat ini sebagai mahasiswi pertanian, dimana banyak potensi pertanian yang dimiliki Sulbar.
“Saya ingin menjadi bagian pemuda Sulbar untuk bisa mengembangkan pertanian di Sulbar. Jadi kami sangat berterimakasih kepada Pemprov dan khususnya Gubernur Sulbar yang memberikan beasiswa kepada kami,” ucapnya.
Senada, Febrianti Hamzah juga berterimakasih karena diberikan kesempatan mendapatkan beasiswa yang diberikan oleh Pemprov Sulbar.
“Semoga kami bisa memanfaatkan dengan baik kesempatan ini. Termasuk Biro Pemkesra yang menjalankan program beasiswa ini dengan selektif dan ketat sehingga tepat sasaran,” ujarnya.
Gubernur Sulbar Suhardi Duka memberikan pesan kepada penerima beasiswa bahwa di Sulbar banyak yang bisa dijadikan contoh. Baik itu tokoh perempuan maupun pendekar hukumnya.
“Seperti contohlah Baharuddin Lopa, beliau telah mewariskan nilai-nilai integritas, begitupun juga Prof Basri Hasanuddin sudah pernah menjabat dibeberapa tempat baik itu Rektor, Menko, hingga Duta Besar tapi selalu cinta pada Sulbar. Saya kira anak-anak sekalian yang berkesempatan dapat beasiswa pelihara dan tunjukkan kepada kampusnya bahwa kalian bisa,” ucapnya.
“Jadi kita akan selalu support kepada anak-anak kita yang melanjutkan sekolah. Selamat bagi penerima beasiswa baik itu yang berprestasi maupun beasiswa tidak mampu,” tandasnya.
Tahun 2025 ada 13 orang Diploma, Sarjana 442 orang, Magister 99 orang, Doktor 6 orang, Profesi 1 orang dengan total 561 orang.
Sedangkan, tahun 2026 ada Diploma 19 orang, Sarjana 872 orang, Magister 126 orang, Doktor 19 orang, Profesi 4 orang dengan total 1.040 penerima beasiswa. Dimana mengalami peningkatan sekitar 85,38 persen.(rls)






