Pasangkayu, Jurnalsulbar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) turut ambil bagian dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pasangkayu dengan menghadirkan layanan Samsat Keliling (Samkel) di kawasan Alun-Alun Pasangkayu.
Kegiatan yang berlangsung mulai 18 hingga 26 April 2026 ini diprakarsai oleh UPTD Pelayanan Pajak Daerah (Samsat) Pasangkayu di bawah kepemimpinan Kasfiani Darwis, bekerja sama dengan Satlantas Polres Pasangkayu dan PT Jasa Raharja. Layanan yang dihadirkan meliputi pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan yang dibuka setiap malam mulai pukul 19.30 WITA hingga selesai.
Kehadiran layanan Samkel ini menjadi bentuk dukungan nyata Bapenda Sulbar dalam menyukseskan HUT Kabupaten Pasangkayu, sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di momentum yang penuh semangat kebersamaan.
Para warga yang datang untuk menikmati pameran dan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu juga dapat langsung memanfaatkan layanan ini untuk membayar pajak kendaraannya, sehingga memberikan kemudahan dalam satu waktu dan lokasi yang sama.
Kasfiani Darwis menyampaikan bahwa kehadiran layanan di alun-alun menjadi strategi efektif untuk menjangkau lebih banyak wajib pajak.
“Momentum HUT Pasangkayu ini kami manfaatkan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Dengan layanan Samkel di alun-alun, masyarakat bisa dengan mudah menunaikan kewajiban pajaknya sambil mengikuti rangkaian kegiatan perayaan,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi, dengan banyaknya wajib pajak yang memanfaatkan layanan tersebut karena dinilai lebih praktis dan mudah dijangkau.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.
Kepala Bapenda Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa partisipasi dalam momentum daerah seperti ini menjadi bagian dari strategi meningkatkan pelayanan sekaligus pendapatan daerah.
“Kehadiran layanan Samsat di tengah kegiatan masyarakat merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan kemudahan akses sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Bapenda Sulbar berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi mendukung pembangunan di Sulawesi Barat. (Rls)






